Monday, June 2, 2008

Tindakan Anarkis FPI, Kebrutalan Berbalut Agama

Aksi FPI di Monas kemarin dikecam banyak pihak. Mereka menganiaya aktivis Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) yang dinilai membela Ahmadiyah. Para ulama, santri, dan ormas di berbagai daerah juga meminta pemerintah segera membubarkan FPI. Anggota dewan, seperti yang gue liat di berita siang ini, angkat bicara dan menyayangkan tindakan anarkis yang dilakukan anggota FPI.

Aksi pria-pria bersorban itu kaya orang kerasukan. Kontras bo dengan pakaian mereka yang Uztadz Style. Terlebih, karena tindakan kekerasan yang mereka lakukan itu mengatasnamakan Islam. Kalo ga setuju dengan suatu hal, langsung keroyok, mengarak massa untuk ngerusak dan ngehancurin properti umum dan bangunan lain. Seperti, kejadian di kantor Majalah Playboy belum lama ini dan sejumlah tempat hiburan malam.

Warna putih kain sorban yang hakikatnya merefleksikan kesucian, ironisnya, ternodai. Negara ini sangat heterogen.. Banyak perbedaan di sini, biarpun berdasarkan data, mayoritas masyarakat Indonesia menganut agama Islam. Kalo pengen membredel Majalah Playboy dan tempat clubing yang menjamur, FINE..silakan ajah. Tapi, cara penyampaiannya yang etis dong. Yang Islami, terpelajar, dan lebih santun. Misalnya dengan teguran halus lebih dulu, ga langsung HAJAR BLEEEH..!!



Selama ini, gue ngeliat masyarakat FPI nyaris selalu bersikap arogan. Padahal, sebagai orang awam aja gue tau, ISLAM ga pernah mengajarkan kekerasan. Pernah gue berpapasan dengan anggota FPI yang sedang berkonfoi naek motor malem-malem. Deuh gayanya bow.. bak Renegade aja, seakan jagoan jalanan. Berkendara dengan ngebut sambil ngibar-ngibarin bendera ormasnya dengan euforia, dan nguasain jalan (mirip-mirip FBR juga lah gayanya). Bukannya meneduhkan hati, aksi mereka malah bikin sebel pengguna jalan lain.

Bisa jadi karena ulah mereka juga Islam ditera sebagai agama yang melahirkan teroris-teroris.. pengebom bunuh diri yang rela mati di bawah bendera jihad.. Agama yang menelurkan manusia-manusia barbar. Mungkin aja dunia internasional memicingkan mata karena yang mereka tau adalah wajah Islam yang anarkis, sombong, dan ga bisa menerima perbedaan. Gue malah jadi bertanya-tanya, siapa sebenernya yang memboncengi FPI? Apa sebenernya motif aktivitas FPI? Apakah benar murni untuk Islam dan umat Islam?

Menurut situs Wikipedia, latar belakang pendirian FPI sebagaimana diklaim organisasi itu, antara lain:
1. Adanya penderitaan panjang ummat Islam di Indonesia karena lemahnya kontrol sosial penguasa sipil maupun militer akibat banyaknya pelanggaran HAM yang dilakukan oleh oknum penguasa.
2. Adanya kemungkaran dan kemaksiatan yang semakin merajalela di seluruh sektor kehidupan.

3. Adanya kewajiban untuk menjaga dan mempertahankan harkat dan martabat Islam serta ummat Islam.

Bukannya justru mereka yang lemah kontrol dan sering lepas kontrol. Anggota FPI juga banyak melakukan pelanggaran HAM dengan ngancurin sarana publik dan ngegebukin kepala-kepala yang berseberangan dengan mereka, sampe babak belur. SIAPA yang dibela? Umat ISLAM. Gimana bisa.. Ga jarang yang bonyok juga orang Islam tuh. Ideologi dan latar belakang FPI emang mulia, tapi penerapannya yang morat-marit. Gue juga ngakuin, tempat clubing identik dengan kemaksiatan. Tapi, kekerasan ga akan membuahkan kesadaran. Yang ada, makin banyak orang yang bakal berteriak “Gue benci FPI!” atau “Gue anti-FPI!”.


Katanya mo ngeberantas tindakan amoral.. eh, sendirinya ga bermoral. Kalo cuma modal TOA en pentungan, ga bakal ada progress, Pak. Mendingan para anggota FPI ini mawas diri. Emang menegakkan syariat Islam caranya dengan ngelemparin batu ya (plus menutup wajah dengan sarung biar ga ketauan pelakunya sapa—kaya maling ayam aja). Engga banget deh.. Kalo tetep anarkis, FPI dibubarin aja lah! Buat apa mempertahankan ormas yang aktivitasnya justru lebih banyak meresahkan masyarakat dan sepak terjangnya malah memperkeruh keadaan.

26 comments:

nindya said...

Aku setuju FPI dibubarin... nanti2 bisa lebih parah tindakannya kalo dibiarin...

brainwashed said...

adalah sebuah contoh pemaksaan kehendak. Siapa aja yang bersebrangan dilibas, digulung. Sebaiknya mereka ditatar bagaimana mengasihi sesama tanpa melihat perbedaan. all we need is love

RiezkhI said...

Yuphs...BUBARKAN FPI

nita said...

tp sampai sekarang kesannya pemerintah enggan membubarkan fpi. mungkin takut jadi gak populer di mata umat islam. apa menunggu pemilu 2009 lewat?

Didiet said...

aku bener2 kaget dee FPI kok bisa seanarkis gitu, aku kecewa berat

antown said...

bener, betul itu!! brutal itu tidak menjamin kedamaian. agama sebagai identitas sebaikya tidak untuk merusak moralitas. bukankah begitu?

Edy J.Harto said...

Dikhawatirkan FPI adalah "bentuk lain" dari sekelompok orang yang memakai topeng Islam untuk merusak Islam itu sendiri, karena dari perilaku mereka itu tidak menggambarkan adat istiadat Islam itu sendiri.. kita harus mawas diri..

christi said...

heran bgt..apa sih yg ada di otak mrk...

RiezkhI said...

Oh ya tambahan.kesel ah gara gara fpi tadi di balai kota*deket sekolah*ada demo bubarin fpi.agh malah tadi dia demonya pas ulangan math lg.agh.mengganggu bgt..

dee said...

to everyone:
bisa ga ya keadaan di Indonesia aman, damai, dan tentram..?
sekarang dikit-dikit rusuh.. ga suka, langsung demo.. padahal cara seperti itu ga menyelesaikan masalah..

Setiajisaid...

wah postingannya politis nih, btw memang gak ada boleh main hakim sendiri, ini bukan negara preman, setuju !

-Ajie-
www.kodokijo.net

adeksaid...

iya, kecewa banget juga, FPI yg bisa dibilang memerangi kemaksiatan, koQ malah gini jadinya?
malah kliatan ga bermoral?
mana ada islam ngajarin maen hajar, maen serang, gini??
bikin malu aja kalo gini,,
FPI bikin kecewa dah!!

extranyos said...

Punten... numpang komen sih, FPI = gejala degradasi moral (sebagian) rakyat endonesa = 'kelemah syahwatan'penegak hukum&penjaga keamanan = ormas2 laen bermental berani karena banyak. *makin sesek aja mo napas di endonesa*
Pareng... ^_^

Vina Revi said...

Mungkin karena 'ditunggangi' pihak lain?

Mama Rafi said...

iya tindakan FBI dah ga terkontrol lg ngeri liatnya. aku dukung pembubaran FPI!!

San Global Mediasaid...

Apapun alasanya yang namanya kekerasan dan anarkis itu tidak boleh dibiarkan

narto said...

aku sekarang jadi lebih takut dekat sama jenggot yg berjubah daripada sama preman terminal.

PaiJan said...

iiihh.. atut,.

jimi said...

Ini alasan kenapa FPI HARUS DIBUBARKAN!!

http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4

living silence said...

iya neh, apalagi rabu minggu lalu 0406, sejak selasa malam, malam kami sudah begitu panjang hingga rabu paginya. menarik ulasannya..

mama icel said...

setuju banget ma postingannya neh..
aku prihatin deh ma mrk,masih banyak hal yg penting yg lebih baik dilakukan..membantu korban lumpur lapindo mungkin,atau bencana yg lain...bukannya sok action kayak rambo jalanan..

ROE said...

maaf kalo komentar saya mungkin agak bebeda pandangan dengan postingan anda.

sebelum saya coment, saya cuman mau bilang kalo saya cinta Indonesia, saya cinta umat islam, saya cinta FPI, saya cinta warga NU, saya cinta warga muhamadiyah, saya cinta rakyat indonesia.

yang saya tidak cinta adalah kemunafikan dan ketakutan menegakan kebenaran dijalan Allah.

pertama saya pikir anda kurang objektif menilai suatu masalah, hanya karena terjebak opini media. saya bukan pendukung FPI, namun sangat jelas sekali dimata saya ketika banyak opini yang berkembang ditengah masyarakat memojokan FPI, saya jadi simpati sama mereka. bukan karena Anarkisme yg dilakukan pada insiden monas tersebut. tapi karena perjuangan mereka dilakukan ditengah kemunafikan sebagian besar umat islam yang tak suka menerima kebenaran.

dalam kasus majalah Playboy atau penyerangan diskotik misalnya, ketika sebagian besar umat ini diam dan terkesan membiarkan peredaran majalah palyboy ataupun menglumrahkan kebiasan hedonis di diskotik2, dan hukumpun terkesan melindungi atas nama kebebasan dan hak asasi manusia.

Alhamdulillah, saya bersyukur. ada segelintir orang2 yang tergerak hati nuraninya untuk memerangi kemaksiatan itu demi anak cucu kita dimasa depan, sebelum negara ini benar2 dibuat sekuler oleh musuh2 Islam. walaupun tak bisa dipungkiri kekarasan akhirnya tak bisa dihindari.

jangan lihat anarkisme itu dari sudut pandang yang subjektif. ada asap ada api. semua dilakukan karena ada sebabnya.

kalo orang bilang FPI itu anarkis, mungkin gereja dibelakang markasya udah dihancurkan dari dulu. sementara disekitaran komplexnya saja banyak juga yg non muslim, dan selalu merasa tenang2 aja.

mari kita lihat sebuah masalah dengan seobjektif mungkin. jangan termakan isu media. karena media kebanyakan disusupi kepentingan.

isu membubarkan FPI hanyalah kepentingan kapitalis yang takut kepentingan2nya dirusak oleh segelintir orang yg masih punya nurani. siapa kaum kapitalis itu... yah merekalah yang punya diskotek, yang punya majalah playboy, yang memproduksi minuman keras, yang biasa membayar pejabat2 kita dengan uang. yang ingin menarik keuntungan ditengah rapuhnya nilai2 Islam.

ROE said...

ass.wr.wb.

mau menambahkan dikit juga

negara ini memang Negara Hukum. Kelahiran Organisani semacam FPI atau semacamnya bukan tanpa sebab, dia lahir ketika Hukum di negeri ini diskriminatif dan tidak adil.

hukum dinegeri ini adalah produk manusia, apalagi hukum di negeri kita adalah warisan belanda yang kapitalis.

saya setuju anarkisme tetaplah anarkisme, dan tidak bisa di benarkan. namun sekali lagi lihat akar masalahnya, karena bila akar masalahnya gak tersentuh maka anarkisme demi anarkisme akan selalu terjadi karena ketidakpuasan terhadap sistem yang memble.

contohnya kekerasan yang dilakukan terhadap mahasiswa UNAS adalah bukti anarkisme kepolisian. lantas apakah dengan demikian kita harus membubarkan Kepolisian. disinilah diperlukan fakta2 dilapangan dan sebab terjadinya insiden itu. jadinya yang dikenakan hukuman hanyalah oknum2 yang bertindak diluar batas. entah dari polisi maupun mahasiswanya.

sulit kawan untuk bicara objektif atas masalah ini, karena saya sendiri melihat adanya diskriminasi media dalam meliput setiap kasus FPI. diskriminasi inilah yang mengakibatkan umat islam dan umat Islam saling berperang sendiri.

saya jadi ingat peristiwa dimana sahabat nabi Ali bin abi Thalib harus berperang melawan aisyah istri nabi.SAW, siapa yang salah siapa yang benar. inilah yang saya katakan umat islam sengaja mau dihancurkan dengan mengadu domba sesamanya.

peristiwa ali dan aisyah terjadi karena provokasi orang2 munafik. makanya kawan mari lihat seobjektif mungkin,agar umat ini gak terpecah belah. saling menghujat dan menyalahkan justru semakin memperlihatkan kelemahan kita umat Islam. dan yang mengambil keuntungan adalah orang2 munafik dan orang2 yang membenci Islam.

mari rapatkan barisan, luruskan saf.

ROE said...

misalkan neng gak setuju dengan pendapat saya, bisa kunjungi blog saya dan kita tukar pikiran.

Avy said...

si Roe ngajak debat apa tukar pikiran.
Kayaknya percuma, tidak akan menghasilkan apakah FPI itu bubar apa enggak.
yang pasti saya benci arogansi.

Anonymoussaid...

harus dibubarkan !!!!!!
itu penjahat
mungkin besok kamu akan di bom seperti amrozi cs membom kawan-kawan kita di bali.

mereka hanyalah orang orang yang merasa diri mereka suci dihadapan Allah.

TUHAN TIDAK PERLU DIBELA

ini yang harus dipahami lakukan hal yang paling sederhana masih banyak saudara-saudara kita yang butuh pertolongan anak jalanan kok masih banyak dijakarta ini bantu mereka dong bukan habisin duit buat rambo jalanan heh dasar manusia yang aneh

semakin kamu membela Allah semakin kamu menemui tantangan ingat itu !!!!!!!!!

Post a Comment

 
© free template by Blogspot tutorial